Langsung ke konten utama

Procrastinatination

Procrastination.

Ya, itu hal yang paling sering dilakukan oleh semua manusia. Menunda adalah sesuatu hal yang sudah biasa di lakukan oleh kita semua. Mulai dari hal yang sepele, sampai hal yang besar. Tapi kadang sadar gak sih, kalau hal yang satu ini sebenanrnya adalah musuh terbesar dalam kehidupan kita?

Kita tahu, banyak yang sadar (pasti ada) kalau menunda itu bukanlah suatu hal yang baik untuk dikerjakan. Tapi kenapa kita masih sering melakukan hal itu? Apakah itu sesuatu yang bisa dibanggakan? Apakah itu sesuatu yang bisa dijadikan contoh? Apakah itu hal yang baik untuk masa depan kita?


Sekarang, coba kita bayangin kalau semua pekerjaan kita tunda, berapa banyak orang yang telah kita rugikan? Jangankan ketika bekerja sama dengan orang lain, disaat kita harus melakukan kegiatan kita sendiri dan kita menundanya, semua jadi berantakan. Memang menunda itu enak untuk di lakukan tapi tanpa kita sadari, kita sendirilah yang telah menghancurkan semuanya. Segala hal yang seharusnya sesuai dengan rencana, semua jadi buyar, berantakan. Yang seharusnya berjalan sesuai rencana KALAU kita mengikuti 'schedule' yang sudah dibuat, semua menjadi kacau hanya karena suatu hal simpel: menunda.

Akhir-akhir ini saya disibukkan oleh assignments yang begitu banyak di kampus. Jujur, saya selalu berpikiran, "ah, nanti aja ah ngerjain tugasnya." atau "ah, nanti aja ah ngelakuin ini. nanti aja ngelakuin itu". Sampai akhirnya, saya sadar kalau itu sama sekali tidak baik. Banyak alasan supaya kita bisa menunda pekerjaan itu, tapi pada akhirnya, kita menyesal. Dan selama beberapa tahun terakhir saya mendapatkan hikmah dari semua pekerjaan bahwa TIME MANAGEMENT AND DO NOT PROCRASTINATE ANYTHING itu sangatlah penting.

Ya, kita perlu dan harus membuat timeline sendiri untuk segala sesuatu yang terjadi terhadap kita. Kita harus bisa membedakan mana yang harus dilakukan terlebih dulu dan tentu saja TANPA menundanya. Memang pasti untuk memulai itu semua sangatlah berat, karena pasti ada saja hal-hal yang bisa membuat kita membatalkan niat untuk melakukan hal yang seharusnya kita lakukan. Banyak contoh yang bisa kita dapatkan.

Sekarang ini, social networking sites sangatlah 'terkenal'. Dimana-mana, orang selalu menyempatkan waktu untuk membuka website-webiste yang memang bisa menghubungkan kita dengan orang-orang yang jauh. Memang menyenangkan bukan kalau kita bisa melakukan segala sesuatu dalam satu website tertentu; main games, lihat-lihat foto, memberikan comments, dan masih banyak lagi. Sampai ktia tidak sadar dengan perubahan waktu yang begitu cepat. Dan begitu kita sadar dan teringat akan pekerjaan yang seharusnya terlebih dulu dilakukan dibandingkan membuka sesuatu yang sifat kepentingannya 'dibawah' pekerjaan kita, kita langsung dihantui oleh rasa malas. Bahkan untuk memulai saja tidak ada niat. Dan lagi-lagi, menunda. Sampai akhirnya tertunda untuk waktu yang sekian lama.

Namun apa yang terjadi? Ya. Semua jadi kacau. Yang tadinya kita bisa tenang, menjadi panik karena belum menyelesaikan tugas itu, yang tadinya kita mempunyai waktu banyak untuk beristirahat, menjadi berkurang. Dan akhirnya, kita mencari-cari alasan agar diberikan perpanjangan waktu. Bukankah itu hal yang tidak baik? Hehe. Saya juga pernah menunda sesuatu dan akhirnya saya sadar bahwa itu sesuatu yang sangat harus dijauhi. Dan benar, ketika saya harus melakukan dua pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dan keduanya bersifat sangat penting karena menyangkut banyak orang, saya disadarkan oleh yang namanya Time Management. Dimana saya sudah harus 'men-set' semua kegiatan saya sedemikian rupa sehingga semuanya tidak terbengkalai.

Sekarang, hidup itu adalah pilihan. Dimana ada saat kita di hadapi dengan pilihan yang sangat sulit. Tetapi, kita sebagai manusia seharusnya tahu mana yang terbaik untuk kita. Memang tidak mudah, tapi kalau kita mau terus berusaha dan tidak menyerah, Insya Allah banyak hikmah yang kita dapatkan. Banyak keuntungan yang bisa kita banggakan, untuk diri sendiri dan juga untk orang lain. :)

Kalian tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Mulailah untuk bisa membedakan segala sesuatu agar penundaan itu tidak terjadi. Jangan takut kalau kalian dibilang tidak bersahabat dengan yang lain, atau segala macamnya, karena ini untuk kebaikan kalian. Ketika kalian sudah melewati itu semua, kalianlah yang akan menjadi bangga pada diri kalian sendiri :)

The sooner you fall behind, the more time you have to catch up. You may delay, but time will not. Don't fool yourself that important things can be put off till tomorrow, they can be put off forever, or not at all. The best way to get something done is to begin. :)
Love You as Always,
IR188

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MTMA to Bau-Bau: Hari Ketiga di Kota Semerbak

Bau-Bau, December 10th, 2015 Pagi harinya, saya terbangun oleh bunyi alarm HP saya. Saya pun langsung bangun shalat subuh. Setelah shalat, saya kembali ke tempat tidur. Bukannya tidur kembali, melainkan saya online. Scrolling IG, check LINE, scrolling Twitter and FB dan sebagainya. Hingga akhirnya, saya kembali tertidur. Saat saya bangun, Sukma sudah bangun dan lagi menikmati view daripada kamar kami. Setelah diajak Kak Erwin turun ke restaurant, dia pun mengajak saya juga untuk ikut turun. Saya pun mengambil jaket, lalu turun. Beruntung, kami mendapatkan menu sarapan kesukaan saya, nasi goreng plus tempe, telur, dan kerupuk. Hmmm,,,itu makanan saya! Saya bersama Sukma langsung makan. Sementara Kak Erwin sibuk menyeduh kopi untuk diminumnya bersama dengan roti. Dia belum makan nasi. Selesai makan, Kak Erwin turun berenang, di pantai di belakang restaurant itu. Saya bersama Sukma hanya melihat-lihat sambil sesekali mengambil foto untuknya yang lagi berenang. Tak lama kemudian, Hal...

MTMA to Bau-Bau: Hari Pertama di Kota Semerbak

Bau-Bau, December 9th, 2015 Pengaruh jetlag membuat kami semua terlelap hingga pagi datang. Hanya kak Selvi dan Sukma yang bangun di subuh hari. Kebetulan Athy dan saya lagi tidak shalat, jadi kami masih asyik tidur hingga jam 7. Sekitar jam 8 pagi, kami semua terbangun kelaparan. Kami menanti sarapan pagi diantarkan ke kamar. Namun hingga jam 9 pagi, sarapan pagi tak kunjung datang. Kami pun bingung, apa sesungguhnya yang terjadi. Mengapa kami tidak mendapat pelayanan sebagaimana pengunjung hotel biasanya? Akhirnya, kami pun sepakat untuk keluar mencari tahu mengapa tidak ada pelayanan dan atau mencari makanan. hehehe!!!

Saturday: Meet-Up with Saree

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bersamaan dengan terbitnya Matahari di ufuk timur, saya meninggalkan rumah menuju kawasan Pantai Losari. Hari ini, setelah sekian lama, akhirnya saya bisa kembali merasakan sejuknya pagi hari. Lalu lintas lancar dan tanpa macet ataupun ngetam (singgah menunggu penumpang). Tepat jam 7, saya turun di perapatan Jl.Haji Bau dan jalan-jalan sampai di kawasan pantai. Sambil jalan, saya menghubungi Saree, teman yang saya ajak janjian ketemu di Pantai Losari. Namun, entah karena alasan apa, dia tidak menelpon balik ataupun membalas SMS saya. Hingga lima belas menit kemudian, saya tiba di depan Mesjid Terapung Amirul Mukminin.