Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Bits and Pieces of My Life: Hustle Culture and Multitasking

Have you ever heard about hustle culture and multitasking? Hustle culture is a person mentality who thinks work as everything above all. For them, work all day long every day is a must, for the sake of professionality. Until some of them end with burnout - exhaustion of physical or emotional strength or motivation usually as a result of prolonged stress or frustration of work. Sometimes, they are also multitasking - the ability to do multiple tasks at one time. Why do I talk 'bout this?   Hmm...I'm going to share about my activity recently ( in the last three months ).  After re-reading my daily journal, I realize that the rhythm of my life is in contrary with my principle, which is slow living. What I do recently, shows that I'm in hustle culture and a multitasking woman as well. My weekend is always full of workshops or meetings, from one place to another, even from one hotel to another. That's why, some of my friends or colleagues commented by saying:  "

Ketika Dosen Profesional Lulus Seleksi CPNS

Akhir-akhir ini, segenap dosen yang telah tersertifikasi dihebohkan dengan urusan BKD SISTER. Hal tersebut disebabkan oleh isu tidak dibayarkannya tunjangan sertifikasi bagi dosen telah mengantongi sertifikat pendidik namun laporan kinerjanya tidak memenuhi peraturan perundang-undangan. Terlebih lagi, sejak keluarnya PO BKD 2021, terdapat kewajiban khusus untuk semua jenis jabatan fungsional. Sebelumnya kewajiban khusus hanya untuk dosen dengan jabatan fungsional Guru Besar (GB), namun kini kewajiban khusus juga diperuntukkan bagi dosen dengan jabatan fungsional Asisten Ahli (AA), Lektor (L), dan Lektor Kepala (LK). Sebagian besar dosen bermasalah dalam memenuhi kewajiban khusus tersebut karena ada beberapa dosen yang tidak memiliki publikasi dalam tiga tahun terakhir, khususnya yang Lektor Kepala. Punya sertifikat pendidik tapi tidak mendapatkan tunjangan sertifikasi. What do you think? Well , kali ini saya tidak ingin bercerita tentang BKD, melainkan tentang bagaimana nasib dosen yan

Being a Civil Servant Officially

Penerimaan SK PNS Pegawai Negeri Sipil atau PNS di keluarga saya merupakan impian yang sangat didambakan, bisa dikatakan cita-cita dari sejak duduk di bangku sekolah. Alasan utamanya ya mungkin karena orang tua berprofesi sebagai PNS. Meskipun pada dasarnya mereka tidak pernah juga memaksakan kehendaknya pada saya ataupun adik-adik saya. Terlebih sekarang ini, PNS bukan lagi cita-cita kekinian. Ada banyak jenis pekerjaan dengan penghasilan yang jauh lebih menjanjikan. Alhamdulillah , setelah mengenyam pendidikan hingga di tingkat pendidikan tinggi, yang kemudian dilanjutkan dengan sharing apa yang telah saya dapatkan selama ± 3 tahun pada salah satu PTS di kota Makassar, akhirnya saya pun lulus seleksi dan menerima SK CPNS pada Juni 2019. Eits, jangan salah sangka dulu, saya tidak lulus dalam satu kali daftar. Jalan yang saya lalui tidaklah semudah itu. Cerita terkait perjuangan saya untuk bisa lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bisa Anda baca selengkapnya di sini . Sesua

Spend Weekend in Sunset Rumah 40 Villa & Resto, Boneoge

Midday View of Sunset Rumah 40 Villa & Resto, Boneoge - Donggala Time flies so fast. I’ve been staying here for more than 2 years. Yeah, I’m not the local here. I come and stay here for work. If you ask me, “What do you do for a living?”, the answer is “I’m in teaching.” Being a practioner in Education like lecturer, I’m full of works. Many others think that lecturer will be on holiday on the semester break, but FYI it’s not happened on the reality. Semester break is only for students, not lecturers. Final test correction, BKD report, lesson plan, and research proposal are to do lists of lecturers in January. To deal with those activities, of course, I have to be smart in time management. So, I can do relaxation at the end of the month, before coming to the next semester. Unexpectedly, Anna Rufaida, my friend in Tadulako University who works as an operator staff in Language and Art Education Department, invited me to join in her travel plan to Boneoge, Donggala. After knowing whoev