Langsung ke konten utama

Café Tales: Ultimate Bliss Shine from Destiny Cafe & Pattiserie

Dear Blue-Lover,
This post is for you!

Well, on my sister birthday, I intended to go out with my cousin. It's May 16, 2017. Except as an excuse for us to go buy birthday cake, we'd planned to visit a place that had been attracted our heart. 

Yeah, that's Destiny Cafe & Pattiserie - a blue and white cafe design. And, we're blue-lover!
 
In sunny midday, it's really right time to taste something sweet for me who hadn't havin' dessert in a long lime. Can you imagine a girl who is cravin' for something sweet and directly pop-up in front of her eyes? That's me that time, hehe!
I'll admit, a soft spot for vanilla ice cream and the generous dollop of various ice cream flavor was an instant temptation. That delightful dish comprises of fluffy pancakes and a scoop of amazing ice cream.  

After enjoyin' our dishes, we didn't directly take leave, but rather stayed takin' some photos. That's my customary thing while doin' wander.
 
Trust me, it'll be really a worth visit for every girl who loves flaccidity!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MTMA to Bau-Bau: Hari Ketiga di Kota Semerbak

Bau-Bau, December 10th, 2015 Pagi harinya, saya terbangun oleh bunyi alarm HP saya. Saya pun langsung bangun shalat subuh. Setelah shalat, saya kembali ke tempat tidur. Bukannya tidur kembali, melainkan saya online. Scrolling IG, check LINE, scrolling Twitter and FB dan sebagainya. Hingga akhirnya, saya kembali tertidur. Saat saya bangun, Sukma sudah bangun dan lagi menikmati view daripada kamar kami. Setelah diajak Kak Erwin turun ke restaurant, dia pun mengajak saya juga untuk ikut turun. Saya pun mengambil jaket, lalu turun. Beruntung, kami mendapatkan menu sarapan kesukaan saya, nasi goreng plus tempe, telur, dan kerupuk. Hmmm,,,itu makanan saya! Saya bersama Sukma langsung makan. Sementara Kak Erwin sibuk menyeduh kopi untuk diminumnya bersama dengan roti. Dia belum makan nasi. Selesai makan, Kak Erwin turun berenang, di pantai di belakang restaurant itu. Saya bersama Sukma hanya melihat-lihat sambil sesekali mengambil foto untuknya yang lagi berenang. Tak lama kemudian, Hal...

Café Tales: Saturdate with Musfirah at Cafe London

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pada hari Sabtu (24/1), setelah mendapatkan jadwal seminar proposal, saya mengajak Ira untuk hang-out bareng. Kebetulan pada saat itu, kami sudah lama ngak ketemuan dan jalan bareng. Kami janjian ketemu di depan Telkom dan ke Cafe London barengan. Karena dia juga tidak tahu dimana lokasi cafe tersebut. Kami tiba di sana sekitar jam 10 pagi dan masih agak sepi. Hanya ada beberapa meja yang terisi pengunjung. Dengan begitu, kami bisa dengan bebas mengambil foto sembari menunggu pesanan kami datang.

Isn't It???

Bukankah, Banyak yang berharap jawaban dari seseorang? Yang sayangnya, yang diharapkan bahkan tidak mengerti apa pertanyaannya “jadi, jawaban apa yang harus diberikan?” Bukankah, Banyak yang menanti penjelasan dari seseorang? Yang sayangnya, yang dinanti bahkan tidak tahu harus menjelaskan apa “aduh, penjelasan apa yang harus disampaikan?” Bukankah, Banyak yang menunggu, menunggu, dan terus menunggu seseorang Yang sayangnya, hei, yang ditunggu bahkan sama sekali merasa tidak punya janji “kau menungguku? Sejak kapan?”