Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Notes

Merasa Diabaikan? Introspeksi Diri!

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Hi, everybodyyy.....! Morning en' happy mon(ey) day :) Well,,, Today I'll share something that we need to think. It's 'bout "Introspection". Pernahkah anda merasa bingung dengan apa yang terjadi pada diri anda sendiri? Merasa diperlakukan dengan cara yang berbeda oleh orang-orang disekitar anda? Merasa diabaikan, dicuekin atau bahkan diisolasi?  Jika YA, anda sebaiknya atau semestinya mempertanyakannya.

Angin yang Meyedihkan

SAD WIND Makassar, Sat, Dec 5th, 2015 Rasanya seperti musim semi tidak akan datang Kalaupun datang, waktuku yang dingin telah membeku Kau seperti itu, kau seperti angin Semakin aku mencoba untuk menggapaimu Semakin kau menjauh Aku terus memikirkan alasan mengapa aku tidak bisa melepaskanmu Hatiku yang keras kepala tidak akan membiarkanmu pergi Aku tidak bisa meninggalkanmu Aku tidak bisa menghapusmu Sekarang aku hanya memiliki air mata ini yang dengan mudah mengalir

Teman, Kebersamaan dan Kebahagiaan Tidak Seharusnya Dihargai Dengan Materi

Hellooo, blog reader!!!! I'm back again to share about "What I Learn from What I See" Satu hal yang saya pelajari dari sebuah drakor yang berjudul "School 2015" adalah teman dan kebahagiaan tidak seharusnya dihargai dengan materi. Seketika terbersit dalam hati saya tentang bagaimana seharusnya bersikap terhadap seseorang. Untuk dekat dengan seseorang atau berteman itu seharusnya dari hati. Tidak dengan membayarnya melalui materi. Jika kamu hanya bisa berkumpul atau menghabiskan waktu karena harus mengorbankan materi secara sepihak, itu tidaklah benar. Segera akhiri pertemanan tersebut! Tidak seharusnya teman itu dibeli, begitupun kebersamaan dan kebahagiaan. Jangan pernah menjadikan dirimu sebagai dompet temanmu hanya karena kamu menginginkan sebuah kebersamaan.

Tiga Langkah Terbaik Dalam Mengatasi Kebencian

Tentang kebencian itu... Selalu menyakitkan saat kita membenci. Apalagi jika itu ternyata membenci orang yang seharusnya disayangi. Itu mungkin kebencian yang luar biasa. Membenci karena rasa sakit yang terlalu dalam dan karena perbuatan yang memang tidak bisa kita terima. Lantas bagaimana mengatasinya? Setelah terlalu lama racun kebencian itu mengendap di seluruh tubuh kita, bagaimana membersihkannya?

Cinta Sejati adalah Melepaskan

The answer to the previous post . Aku adalah seorang perempuan malang yang berpagut harapan, terjerat keinginan memiliki dan terperangkap kehilangan seseorang yang aku sayangi. Tiga hal itu ada pada diriku sekarang. Harapan itu belum padam, sejauh apa pun aku melangkah. Keinginan memiliki itu   belum punah, sekuat apapun aku mengenyahkannya. Dan terakhir, kehilangan itu justru mulai mewujud dan nyata. Setiap hari, semakin nampak wujudnya, semakin nyata kehilangannya. Apakah cinta sejati itu? Dalam kasus aku ini, cinta sejati adalah melepaskan.

Apakah Cinta Sejati Itu?

Saat mataku berkhianat. Saat aku tak sengaja melihat sesuatu yang sengaja kusembunyikan. Aku melihat sesuatu yang menjadi sumber dari segala masalah. Ini hanya soal waktu, dimana kemudian tanganku pun berkhianat. Aku benci dengan tangan yang refleks membuka buku itu. Aku benci dengan ketidakkuasaanku untuk menghentikannya. Aku benci dengan jari-jariku yang malah membuka lembaran demi lembaran dari buku itu. Apa sebenarnya yang aku harapkan?

Come to My Imagination Again

Aku melihatmu pertama kali di balik tirai Semua yang ada di sekelilingku berhenti Dan aku merasakan cinta di hatiku Aku tak peduli jika ini hanya mimpi Asalkan aku bisa merasakannya Waktu sesaat saat aku bertemu denganmu Adalah segalanya yang ku miliki

The Story Only I Didin't Know (IU)

You really did forget everything Seeing how happily you’re greeting me Only then did I vaguely begin to feel the pain The wound that had yet to appear on my skin The tears would not come Since this farewell didn’t seem significant Since it felt so inconsequential A pleasant goodbye ultimately there can be no such thing If I had known, I would have cried it all out then At that time, that I was already a part of your ending Was a story only I didn’t know

Isn't It???

Bukankah, Banyak yang berharap jawaban dari seseorang? Yang sayangnya, yang diharapkan bahkan tidak mengerti apa pertanyaannya “jadi, jawaban apa yang harus diberikan?” Bukankah, Banyak yang menanti penjelasan dari seseorang? Yang sayangnya, yang dinanti bahkan tidak tahu harus menjelaskan apa “aduh, penjelasan apa yang harus disampaikan?” Bukankah, Banyak yang menunggu, menunggu, dan terus menunggu seseorang Yang sayangnya, hei, yang ditunggu bahkan sama sekali merasa tidak punya janji “kau menungguku? Sejak kapan?”

C.H.A.N.G.E

Kadang kita suka berpikir kalau kita bisa mendapatkan segala sesuatu yang kita inginkan. Memang berharap itu boleh, namun terkadang kita lupa, bahwa sebagai manusia kita seharusnya mempunyai harapan yang tidak terlalu tinggi. Karena ketika suatu saat pada kenyataannya kita tidak bisa mencapai keinginan kita itu, akan terasa sakit sekali untuk bisa menerima semuanya. Dan terkadang, kita sering kali dihantui oleh rasa takut untuk melakukan suatu hal yang disebut dengan 'Perubahan'. We fear change. But it happens anyway. Our lives don't always turn out the way we planned. In fact, they almost never do. In our work, our relationships, and expectations of how things "should be", there are changes. Most of us are afraid of change. It's human.  

Cinta dan Pilihan

Jangan pernah menangis ketika kamu tidak dicintai orang.. Tetapi menangislah ketika kamu tidak bisa mencintai orang yang mencintaimu.. Kita hidup di dunia ini bukan untuk mencari sosok yang sempurna untuk dicintai.. Tetapi belajarlah mencintai sosok yang tidak sempurna sehingga dia menjadi yang terbaik untuk kita.. Kata-kata itu tiba-tiba saja muncul di pikiran saya saat sedang conversation dengan Classmates during Lunch at Cafetaria, Campus. Sesaat saya terpikir akan kehidupan, di mana kita dihadapkan dengan suatu pilihan. Pilihan yang mungkin berat untuk kita, tapi mau tidak mau harus kita jalani. Dan disinilah arti kehidupan yang sesungguhnya. Kehidupan dimana semua orang memiliki perasaan. Dan satu perasaan yang sangat indah untuk diingat, untuk di kenang, dan untuk dicurahkan. Yaitu perasaan cinta.. :) Dan inilah curahan hati saya...

Procrastinatination

Procrastination. Ya, itu hal yang paling sering dilakukan oleh semua manusia. Menunda adalah sesuatu hal yang sudah biasa di lakukan oleh kita semua. Mulai dari hal yang sepele, sampai hal yang besar. Tapi kadang sadar gak sih, kalau hal yang satu ini sebenanrnya adalah musuh terbesar dalam kehidupan kita? Kita tahu, banyak yang sadar (pasti ada) kalau menunda itu bukanlah suatu hal yang baik untuk dikerjakan. Tapi kenapa kita masih sering melakukan hal itu? Apakah itu sesuatu yang bisa dibanggakan? Apakah itu sesuatu yang bisa dijadikan contoh? Apakah itu hal yang baik untuk masa depan kita?

Perempuan Itu_

Betapa malu dan rumitnya cinta bertepuk sebelah tangan Meski demikian Cinta bertepuk sebelah tangan menemukan jalannya sendiri Itu adalah cinta yang terperangkap, tak bisa menemukan jalan keluar Meskipun perempuan itu adalah orang yang memulainya Tanpa tahu apapun jika dia mengacuhkan pandanganku suatu hari nanti Itu adalah cinta yang berakhir sia-sia tanpa memiliki tujuan Tidak pernah memiliki kesempatan untuk memekarkan setiap bunga Sebuah cinta yang tak pernah bisa berbuah Seperti benih yang terlupakan Itu adalah cinta tak berbalas

Apakah Perasaan Itu

Perasaan = Emosi Talking about feeling. What's that exactly? What're the characteristics? And What're the factors which influence it??? Perasaan adalah suatu keadaan kerohanian atau peristiwa kejiwaan yang dialami dengan senang atau tidak senang dan bersifat subyektif. Ciri daripada perasaan itu sendiri adalah sebagai berikut. >> Bersifat subyektif >> Erat hubungannya dengan pribadi seseorang >> Bersangkut paut dengan gejala mengenal >> Perasaan dialami sebagai rasa tidak senang atau tidak senang >> Tingkatan perasaan tidak sama tiap individu Faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain: keadaan jasmani, pembawaan, serta perkembangan perasaan seseorang saat ia mengalami sesuatu

SNOWFLAKE

I can't ѕєє мソ love with мソ eyes I don't know where it is I stumble around lookin' for it But finally, I have touched it with мソ hands When ソσυ turn around back then And smile at me, I opened мソ eyes

Only Hope

There’s a song that’s inside of my soul. It’s the one that I’ve tried to write over and over again I’m awake in the infinite cold. But you sing to me over and over and over again. So, I lay my head back down. And I lift my hands and pray To be only yours, I pray, to be only yours I know now you’re my only hope.

Never Let You Go

Hari yang sama Langit yang sama Tidak…tidak… aku belum bisa Aku belum bisa membiarkanmu pergi Aku merindukanmu… Aku merindukanmu Karena aku merindukanmu Setia hari… aku sendirian Dan aku memanggil namamu Aku memanggil namamu Maafkian aku… Maafkan aku…