Langsung ke konten utama

Spending Weekend Together *Y_A_K_Y*


Y_A_K_Y

Hang Out Together

Setelah lama tidak jalan bareng, aku bersama Yus, Yani dan Kia memutuskan untuk hang our bareng di hari minggu, tanggal 24 Februari 2013. Sebenarnya, ini sih undangan syukuran dari Kia dan Yus. Yaaa…mereka berdua, sahabat karibku, baru menerima hasil jerih payah mereka selama sebulan terakhir ini. mereka habis gajian. Aku bersama Yani tentunya sangat berbahagia jika diundang sperti itu. Apalagi, kami memang sudah lama ngak jalan bareng. Hari itu, kami nonton bareng “Recto Verso” ditraktir sama Kia dan Lunch di D’Cost ditraktir sama Yus. Kami sharing, melepas kangen, foto2, dan have fun bersama. 


Pertama, kami ke 21 untuk booking tiket “Recto Verso”. Setelah itu, kami menuju D’Cost untuk Makan siang bersama. Di D’Cost kami makan nasi dengan lauuk yang berbeda-beda. aku dan Yus pilih cumi kremes sebagai lauknya. Kia pesan cumi telur asin, dan Yani menikmati nasinya ditemani ayam fillet rica-rica. Mereka bertiga juga pesan kankung balacan. Aku sih hanya menjadikan kuahnya sebagai cobek untuk cumi yang kau pesan, karena aku ngak suka kankung, dan segala jenis sayuran daun. Sebagai minumnya, lagi-lagi aku beda sendiri.. aku pesan air mineral, sementara mereka bertiga pesan menu yang sama, dua gelas es the manis. Aku memang selalu beda, tapi itu bukan penghalang untuk bisa menikmati kebersamaan.hehehe

Setelah itu, kami ke 21 kembali untuk nonton. Tak perlu menunggu lama, pintu theathre 3, sebagai tempat kami akan menonton telah dibuka. Kami pun segera masuk karena di luar juga ngak ada tempat duduk. Selama sejam lebih, kami menikmati empat kisah Cinta yang Tak Terucap. Begitu selesai, kami turun ke grandfloor dan berpisah dengan Yani karena pacarnya sudah menunggunya. Sementara aku bersama Yus dan Kia masih menjelajahi satu per satu stand sepatu yang ada di lantai dasar MP. Namun, tak satupun menarik di matanya Yus, yang ingin membeli sepatu. Akhirnya kami ke Fizza Hut untuk membelikan ole2  mia dan berpisah dengan Kia setelahnya. Aku pulang bersama Yus, tapi ngak langsung pulang ke rumah. Melainkan melanjutkan terus ke MTC dan Karlink. Setelah mengililingi KarLInk, tak satupun menarik bagi kami untuk dibeli. Akhirnya, kami tidak beli apa2. Menjelang Magrib, kami pulang. Aku terus ke rumah, sementara Yus masih singgah ke RUMAHKU untuk membeli beberapa keperluan. Aku sampai dengan perasaan lelah, namun disisi lain hari itu menyenangkan. That’s unforgetable moment for me…Tengkyu sizta2kuuu….love you all…mmmmuuuuaaaccchhhhh!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Isn't It???

Bukankah, Banyak yang berharap jawaban dari seseorang? Yang sayangnya, yang diharapkan bahkan tidak mengerti apa pertanyaannya “jadi, jawaban apa yang harus diberikan?” Bukankah, Banyak yang menanti penjelasan dari seseorang? Yang sayangnya, yang dinanti bahkan tidak tahu harus menjelaskan apa “aduh, penjelasan apa yang harus disampaikan?” Bukankah, Banyak yang menunggu, menunggu, dan terus menunggu seseorang Yang sayangnya, hei, yang ditunggu bahkan sama sekali merasa tidak punya janji “kau menungguku? Sejak kapan?”

MTMA to Bau-Bau: Hari Ketiga di Kota Semerbak

Bau-Bau, December 10th, 2015 Pagi harinya, saya terbangun oleh bunyi alarm HP saya. Saya pun langsung bangun shalat subuh. Setelah shalat, saya kembali ke tempat tidur. Bukannya tidur kembali, melainkan saya online. Scrolling IG, check LINE, scrolling Twitter and FB dan sebagainya. Hingga akhirnya, saya kembali tertidur. Saat saya bangun, Sukma sudah bangun dan lagi menikmati view daripada kamar kami. Setelah diajak Kak Erwin turun ke restaurant, dia pun mengajak saya juga untuk ikut turun. Saya pun mengambil jaket, lalu turun. Beruntung, kami mendapatkan menu sarapan kesukaan saya, nasi goreng plus tempe, telur, dan kerupuk. Hmmm,,,itu makanan saya! Saya bersama Sukma langsung makan. Sementara Kak Erwin sibuk menyeduh kopi untuk diminumnya bersama dengan roti. Dia belum makan nasi. Selesai makan, Kak Erwin turun berenang, di pantai di belakang restaurant itu. Saya bersama Sukma hanya melihat-lihat sambil sesekali mengambil foto untuknya yang lagi berenang. Tak lama kemudian, Hal...

Mencintai dan Dicintai

Seorang perempuan mencintai seorang laki-laki. Perasaan cintanya terhadap laki-laki tersebut sama dengan perasaan cinta dari laki-laki lain terhadapnya. Dia tidak bisa membuang perasaan cintanya terhadap laki-laki tersebut. Namun, di sisi lain, dia juga berpikir bahwa laki-laki lain yang mencintainya itu baik hati, dewasa dan juga tampan. Suatu saat, seseorang yang dipercayainya berkata, "Hiduplah dengan orang yang mencinntaimu agar kau bisa memakai bedak setiap hari. Jika kau menikah dann hidup dengan orang yang kamu cintai, jangankan memakai bedak, cuci muka pun kamu tidak akan pernah bisa."