Langsung ke konten utama

Trip Gallery to Pinrang: Attending Eky's Wedding Party

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Sehari menjelang hari valentine lalu, tepatnya tanggal 13 Februari 2016, salah satu junior di FBS yang di Program Pascasarjana merupakan teman sekelas saya, merayakan hari bahagianya. Dia adalah Rezky Uspayanti. Bukan ulang tahun melainkan pernikahan. Tentunya, hari itu akan menjadi hari yang paling bahagia dan akan dikenangnya selama hidupnya. Selamat yaaaaa, adek Ekyyyyy!!!! :)


Untuk melengkapi hari bahaginya itu, saya bersama beberapa teman kelas kami yang lainnya, datang jauh-jauh dari Makassar. Meski awalnya, saya pribadi sempat batal ikut karena ditimpa musibah beberapa hari menjelang hari H tersebut. Namun, berkat permintaan dan bantuan Yuzi dan Saree, akhirnya saya bisa ikut ke Pinrang bersama mereka. Thankz yaaa, guysss!!! :)

Tidak hanya kami (teman Eky di Program PPs), melainkan ada juga rombongan The A Team. Mereka itu adalah teman sekelas dan seangkatan Eky di Undergraduate Program. Saya bersama Yuzi dan Saree ikut rombongan mereka karena mobil mereka agak lowong. 

Berhubung jarak antara Makasar dan Pinrang lumayan jauh, kami pun memutuskan untuk tidak langsung memakai baju pesta. Kami mengenakan pakaian biasa dan singgah di Pare-Pare untuk change costume. Karena tidak ada tempat yang memungkinkan, kami pun sepakat untuk change costume di Mesjid sebelum memasuki wilayah Pirang. Begitupun sebaliknya, kami kembali singgah di tempat yang sama saat pulang ke Makassar. Tak hanya change costume, kami juga sempat keliling Pasar Senggol dan menikmati pemandangan sore hari di sekitar tempat tersebut, yaitu Pantai Pare-Pare.
Dear, Rezky Uspayanti...
Happy Wedding for you. Wish you be happy family ever after.
Sakinah Mawadda Warahmah
Aaamiiinnnn....!!!

Photos taken on Feb 13, 2016
at Pinrang and Pare-Pare, South Sulawesi
Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Isn't It???

Bukankah, Banyak yang berharap jawaban dari seseorang? Yang sayangnya, yang diharapkan bahkan tidak mengerti apa pertanyaannya “jadi, jawaban apa yang harus diberikan?” Bukankah, Banyak yang menanti penjelasan dari seseorang? Yang sayangnya, yang dinanti bahkan tidak tahu harus menjelaskan apa “aduh, penjelasan apa yang harus disampaikan?” Bukankah, Banyak yang menunggu, menunggu, dan terus menunggu seseorang Yang sayangnya, hei, yang ditunggu bahkan sama sekali merasa tidak punya janji “kau menungguku? Sejak kapan?”

MTMA to Bau-Bau: Hari Ketiga di Kota Semerbak

Bau-Bau, December 10th, 2015 Pagi harinya, saya terbangun oleh bunyi alarm HP saya. Saya pun langsung bangun shalat subuh. Setelah shalat, saya kembali ke tempat tidur. Bukannya tidur kembali, melainkan saya online. Scrolling IG, check LINE, scrolling Twitter and FB dan sebagainya. Hingga akhirnya, saya kembali tertidur. Saat saya bangun, Sukma sudah bangun dan lagi menikmati view daripada kamar kami. Setelah diajak Kak Erwin turun ke restaurant, dia pun mengajak saya juga untuk ikut turun. Saya pun mengambil jaket, lalu turun. Beruntung, kami mendapatkan menu sarapan kesukaan saya, nasi goreng plus tempe, telur, dan kerupuk. Hmmm,,,itu makanan saya! Saya bersama Sukma langsung makan. Sementara Kak Erwin sibuk menyeduh kopi untuk diminumnya bersama dengan roti. Dia belum makan nasi. Selesai makan, Kak Erwin turun berenang, di pantai di belakang restaurant itu. Saya bersama Sukma hanya melihat-lihat sambil sesekali mengambil foto untuknya yang lagi berenang. Tak lama kemudian, Hal...

Mencintai dan Dicintai

Seorang perempuan mencintai seorang laki-laki. Perasaan cintanya terhadap laki-laki tersebut sama dengan perasaan cinta dari laki-laki lain terhadapnya. Dia tidak bisa membuang perasaan cintanya terhadap laki-laki tersebut. Namun, di sisi lain, dia juga berpikir bahwa laki-laki lain yang mencintainya itu baik hati, dewasa dan juga tampan. Suatu saat, seseorang yang dipercayainya berkata, "Hiduplah dengan orang yang mencinntaimu agar kau bisa memakai bedak setiap hari. Jika kau menikah dann hidup dengan orang yang kamu cintai, jangankan memakai bedak, cuci muka pun kamu tidak akan pernah bisa."